Saturday, May 9, 2009

THE SKEPTIC

'THE SKEPTIC', Isyarat Dari Alam Lain

Pemain: Tim Daly, Tom Arnold, Zoe Saldana, Andrea Roth, Edward Herrmann, Robert Prosky

Resensi Film
Bryan Becket (Tim Daly) adalah tipe pria skeptis yang tak mudah percaya pada apapun begitu saja. Karena itu juga ia tak perduli saat orang-orang mengatakan bahwa rumah bibinya dihuni hantu. Setelah kematian bibinya, Bryant memutuskan untuk pindah ke rumah tua itu.

Segera setelah ia pindah, Bryant mulai mengalami banyak kejadian yang tak bisa ia jelaskan menggunakan logika. Bryant mulai mendengar suara-suara aneh dan bahkan sempat melihat penampakan di rumah ini. Tapi itu semua tak membuat Bryant lantas meninggalkan rumah tua itu. Bryant tetap bersikukuh untuk tinggal di rumah bibinya meski ia juga sempat menghubungi dokter karena mulai meragukan kewarasannya.

Makin lama, apa yang dialami Bryant mulai menjadi-jadi. Anehnya, Bryant juga merasakan bahwa ia memiliki ikatan yang kuat dengan masa lalu dari rumah berhantu itu. Dari seorang cenayang, Bryant kemudian mengetahui bahwa ada satu rahasia yang tersimpan di rumah tua itu, sesuatu yang tak pernah dibayangkan Bryant. (Sumber: Fatchur Rochim, http://www.kapanlagi.com/)

Recommendations
If you enjoyed this movie, our database also recommends:

Friday, May 8, 2009

DRAGONBALL EVOLUTION

'DRAGONBALL EVOLUTION', Misi Mulia Menyelamatkan Dunia

Pemain: Justin Chatwin, James Marsters, Emmy Rossum, Jamie Chung, Joon Park, Eriko Tamura, Randall Duk Kim, Texas Battle, Ernie Hudson, Chow Yun-Fat

Resensi Film
Sebelum meninggal, kakek Goku (Justin Chatwin) meminta Goku untuk mencari Master Roshi (Chow Yun-Fat) dan mengumpulkan tujuh 'bola naga' (Dragon Ball) sebelum didahului oleh Lord Piccolo (James Marsters) yang bermaksud mengumpulkan ketujuh Dragon Ball tersebut untuk menguasai dunia.

Menurut legenda, barang siapa berhasil mengumpulkan ketujuh Dragon Ball memiliki kemampuan membangkitkan sang naga yang akan mengabulkan semua permintaan mereka. Lord Piccolo bermaksud mengumpulkan membangkitkan sang naga untuk memenuhi ambisi jahatnya menguasai seluruh dunia. Dalam perjalanannya memenuhi permintaan terakhir kakeknya, Goku kemudian bertemu Bulma (Emmy Rossum) yang setuju bergabung dengan Goku dalam misi menyelamatkan bumi ini.

Setelah menempuh perjalanan panjang yang berbahaya, akhirnya Goku berhasil menemukan tempat tinggal Master Roshi. Sayangnya perjuangan Goku belum berakhir di sini. Ia masih harus bertempur melawan Master Roshi yang ingin menguji kemampuan Goku. Namun setelah mengetahui bahwa Goku adalah cucu dari Gohan (Randall Duk Kim), Master Roshi sadar bahwa ia harus segera mempersiapkan Goku untuk sebuah pertarungan besar melawan Lord Piccolo yang sama sekali tak bisa dianggap enteng. (Sumber: Fatchur Rochim, http://www.kapanlagi.com/)

Berawal dari serial manga karya Akira Toriyama, sutradara James Wong berusaha 'menghidupkan' tokoh komik Jepang ini dan memasang nama besar Chow Yun-Fat sebagai jaminan larisnya film ini. Sayangnya, trik ini agaknya tak terlalu banyak berpengaruh karena banyak hal lain yang membuat film ini jadi tak sebagus versi kartunnya.

Sebagai contoh, banyaknya 'penyesuaian' yang harus dilakukan sang sutradara membuat para fans manga ini jadi kecewa lantaran visualisasi sang sutradara telah menyimpang jauh dari visualisasi dalam komik. Misalnya saja rambut Goku yang tak mirip dalam versi komik atau tokoh Bulma dan Picollo yang juga menyimpang dari versi komiknya. Meski ini terlihat sepele, namun buat para fans berat serial ini, jelas ini jadi masalah besar.

Situasi jadi lebih tak menguntungkan lantaran buat para penonton yang bukan penggemar manga ini, film ini juga tak memberikan sesuatu yang 'jelas'. Artinya buat orang yang sama sekali tak tahu tentang kisah Goku, film ini tak akan memberikan penjelasan yang cukup kuat atau setidaknya motivasi di balik tindakan para tokohnya. Alur cerita juga terasa terburu-buru mencapai klimaks dan meninggalkan detil-detil penting yang seharusnya ada.

Tapi setidaknya dari sisi visual, film yang semula hanya berjudul DRAGONBALL ini cukup memuaskan. Visual effect dan CGI yang digunakan cukup meyakinkan dan enak ditonton. Akhirnya, hanya itulah yang bisa diberikan oleh film yang masuk kategori leave your brain at the door ini. (Sumber: Fatchur Rochim, http://www.kapanlagi.com/)

Recommendations
If you enjoyed this movie, our database also recommends:

DRAG ME TO HELL

'DRAG ME TO HELL', Melepaskan Diri Dari Kutukan

Pemain: Alison Lohman, Justin Long, Lorna Raver, David Paymer

Resensi Film
Sebagai seorang petugas bagian peminjaman di sebuah bank, Christine (Alison Lohman) jelas tak punya banyak pilihan saat seorang wanita tua bernama Mrs. Ganush (Lorna Raver) datang meminta perpanjangan pinjaman. Christine harus segera membuat keputusan meski ia tak tahu konsekuensi dari keputusannya itu.

Bermaksud ingin menyenangkan Mr. Jacks (David Paymer), atasannya, Christine pun lantas menolak permintaan Mrs. Ganush dan memutuskan wanita tua ini harus segera keluar dari rumah yang ditinggalinya saat ini. Christine sebenarnya tak tega tapi ia harus segera membuat keputusan. Sialnya, keputusan yang ia buat justru tak menguntungkan buat dirinya sendiri.

Mrs. Ganush yang merasa putus asa kemudian mengutuk Christine menjadi penghuni neraka selamanya. Christine tak terlalu mengkhawatirkan kutukan wanita tua itu, setidaknya sampai ia mulai dihantui makhluk-makhluk menakutkan yang ternyata memang bermaksud menyeret Christine masuk ke dalam neraka abadi. (Sumber: Fatchur Rochim, http://www.kapanlagi.com/)

CORALINE

'CORALINE', Petualangan ke Dunia Lain

Pemain: Dakota Fanning, Teri Hatcher, John Hodgman, Ian McShane, Keith David, Jennifer Saunders, Dawn French

Resensi Film
Coraline Jones (Dakota Fanning) memang adalah tipe bocah kecil yang punya rasa ingin tahu sangat besar. Ia tak menyadari bahwa suatu saat nanti rasa ingin tahu itu bisa membuatnya terlibat masalah besar. Dan itu benar terjadi ketika keluarga Coraline pindah ke Oregon.

Kepindahan ini membuat Coraline merasa terasing. Ibu dan ayahnya seolah sibuk dengan aktivitas baru mereka dan tak lagi terlalu perduli dengan Coraline. Bosan, Coraline kemudian mencoba bersosialisasi dengan para tetangganya. Sayangnya ini pun tak berhasil membuat Coraline merasa senang. Coraline yakin bahwa hidupnya tak akan lagi menyenangkan seperti saat ia masih tinggal di Michigan dulu.

Namun itu semua segera berubah ketika Coraline menemukan sebuah pintu rahasia yang ternyata menuju sebuah dunia paralel. Di dunia ini, semuanya terlihat sama dengan dunia Coraline, hanya saja semuanya terlihat jauh lebih menyenangkan. Semua orang terlihat sangat perhatian dan ramah kepada Coraline dan membuatnya betah. Bahkan kedua orang tua Coraline pun terlihat lebih fun.

Tapi semua itu ada harganya. Mereka yang tinggal di 'dunia lain' ini tak menghendaki Coraline kembali ke dunia asalnya dan kini Coraline harus berusaha sendiri untuk membebaskan diri dari dunia paralel ini. (Sumber: Fatchur Rochim, http://www.kapanlagi.com/)

'BATTLE FOR TERRA'

'BATTLE FOR TERRA', Pertempuran Demi Tempat Tinggal Baru

Pemain: Brian Cox, James Garner, Evan Rachel Wood, Justin Long, Dennis Quaid, Amanda Peet

Resensi Film
Di masa depan, bumi tak lagi bisa ditinggali karena manusia telah menghabiskan semua sumber daya yang ada dan membuat planet yang semula penuh dengan kehidupan ini menjadi sebuah tempat yang hampir hancur. Sialnya, tiga planet lain yang sempat menjadi alternatif buat manusia juga sudah menjelang ajal.

Mau tak mau manusia harus mulai mencari planet baru untuk ditinggali atau seluruh umat manusia akan punah. Para ilmuwan kemudian menemukan sebuah planet bernama Terra yang ternyata punya potensi tinggi untuk menggantikan bumi dan tiga planet lain yang sudah mereka kuras habis sumber dayanya. Untuk bisa 'mengambil alih' Terra, mau tak mau manusia harus memerangi bangsa Terra yang hidup di sana.

Di saat yang sama, Mala (Evan Rachel Wood) yang tinggal di planet Terra tak menyadari bahwa bangsanya akan segera menghadapi perang besar dengan manusia penghuni bumi. Saat Roven (Dennis Quaid), ayah Mala, diculik, Mala kemudian menawan Jim (Luke Wilson), seorang pilot bumi, yang pesawatnya hancur tertembak tentara Terra.

Mala berharap dapat memanfaatkan Jim untuk kembali mendapatkan ayahnya dengan selamat. Selama merawat Jim, Mala akhirnya malah menjalin persahabatan dengan Jim. Keduanya lalu berusaha mencari cara untuk menyelamatkan baik manusia maupun bangsa Terra tanpa harus berperang. (Sumber: Fatchur Rochim, http://www.kapanlagi.com/)

'2012'

'9012', Bencana Yang Memusnahkan Ras Manusia

Pemain: John Cusack, Amanda Peet, Danny Glover, Thandie Newton, Oliver Platt, Chiwetel Ejiofor, Woody Harrelson

Resensi Film
Dalam kalender bangsa Maya disebutkan bahwa kehidupan di dunia ini akan musnah pada tahun 2012. Pada saat itu, dunia akan dilanda bencana besar dan kekacauan terjadi di mana-mana yang mengakibatkan musnahnya ras manusia. Jackson Curtis (John Cusack) yang yakin ramalan itu akan terjadi berusaha sekuat tenaga untuk mencegah hal ini.

Berbekal pengetahuannya tentang ramalan kuno itu, penulis yang juga adalah seorang peneliti ini kemudian mencari cara untuk membuka portal antar dimensi untuk menemui 'dirinya yang lain' di dimensi itu. Jackson yakin bahwa menembus batas dunia paralel ini adalah satu-satunya cara untuk mencegah terjadinya bencana yang telah diramalkan bangsa Maya itu.

Masalahnya adalah Jackson harus melakukan itu sebelum tanggal 21 Desember 2012 karena dalam penanggalan Maya tak ada tanggal setelah tanggal itu. Mampukah Jackson menjalankan misi kemanusiaan itu dan mencegah terjadinya sesuatu yang telah digariskan sebelumnya? (Sumber: Fatchur Rochim, http://www.kapanlagi.com/)

Ada apa sih dengan tahun 2012 ? Dalam penanggalan Maya tak ada tanggal setelah tanggal 21 Desember 2012 itu, karena hari itulah terjadinya kiamat. Benarkah ?! Tanggal 21 Desember 2012 adalah hari Jum'at sebagaimana diyakini oleh salah satu agama bahwa awal terjadinya kiamat adalah hari Jum'at. Tahun 2012 itu adalah ramalan semata, karena kapan terjadinya kiamat tidak ada yang tahu, hanya tanda-tandanya saja bisa diketahui. Namun kita semua, diingatkan dengan hal tersebut, alam sekarang sudah mulai menunjukkan beberapa gejala yang mengarah kesana, mulai 'global warming', naiknya permukaan air laut, musim yang bergeser, dan tanda-tanda lainnya. Dan janganlah kita semakin menambah kerusakan di permukaan bumi, kita dapat melihat beberapa perbuatan oleh kaum dan bangsa sebelumnya, betapa tampak kerusakan dipermukaan bumi akibat perbuatan mereka.

Related Videos (December 21 2012 the END? (Part 1 of 6))

2012 - I arrived in Utica today (jasonderr1; February 08, 2009)


Others: click here


December 21 2012 THE END (enmedia; July 02, 2007)


Others: click here


Lost Books of Nostradamus 2012 and Ophiuchus 3 (zerosum2012; November 06, 2007)


Ohers: click here


2012: The Year The Internet Ends (AtheneWins; June 01, 2008)


Others: click here

'9'

'9', Musnahnya Sebuah Bangsa

Pemain: Jennifer Connelly, John C. Reilly, Elijah Wood, Crispin Glover, Christopher Plummer, Martin Landau

Resensi Film
9 (Elijah Wood) adalah makhluk berbentuk boneka yang hidup di sebuah dunia paralel terhadap dunia kita. 9 memiliki seorang sahabat bernama 5 (John C. Reilly). Suatu ketika, dua sahabat ini diburu monster mekanik yang ingin mengambil jiwa mereka berdua.

9 dan 5 yang waktu itu sedang membongkar-bongkar barang di antara reruntuhan terkejut dan berusaha melarikan diri dari monster ganas ini. Sayangnya, 5 tertangkap dan jiwanya diambil oleh monster tadi. Monster itu menyimpan semua jiwa kaum 9 dalam sebuah tempat yang bisa menyala.

Dengan meninggalnya 5, maka kini 9 adalah satu-satunya yang tersisa dari kaumnya. Tak ingin mengalami nasib yang sama dengan kaumnya yang lain, 9 lantas mencari cara untuk mengalahkan monster ini karena secara fisik jelas ia tak mampu bertarung secara langsung dengan monster ganas ini. (Sumber: Fatchur Rochim, http://www.kapanlagi.com/)